Wikipedia Menuntut Pembayaran dari Perusahaan AI untuk Penggunaan Data

6

Wikimedia Foundation, organisasi nirlaba di balik Wikipedia, kini secara aktif mencari kompensasi dari perusahaan kecerdasan buatan (AI) yang menggunakan datanya untuk melatih model mereka. Langkah ini mewakili perubahan signifikan dalam cara penyimpanan pengetahuan online akan berinteraksi dengan industri AI yang berkembang pesat.

Masalah Inti: Pengikisan dan Keberlanjutan Data

Selama bertahun-tahun, pengembang AI mengandalkan kumpulan data yang tersedia untuk umum – termasuk konten Wikipedia yang luas dan diedit secara kolaboratif – untuk melatih model bahasa besar (LLM). Namun, Wikimedia Foundation berpendapat bahwa praktik ini tidak berkelanjutan. Mempertahankan Wikipedia, situs web ketujuh yang paling banyak dikunjungi secara global, memerlukan biaya $179 juta pada tahun fiskal 2023-2024. Yayasan ini beroperasi terutama dari donasi dan tidak bergantung pada pendapatan iklan, sehingga rentan terhadap perubahan perilaku pengguna.

Masalahnya bukan hanya finansial; ini tentang akses. Ketika chatbot AI seperti ChatGPT menjadi lebih umum, pengguna mungkin mengabaikan Wikipedia sepenuhnya, melewatkan permintaan donasi yang membuat situs tetap bertahan. Hal ini menciptakan konflik langsung antara model akses gratis Wikipedia dan sifat pengembangan AI yang berorientasi pada keuntungan.

Solusi yang Diusulkan: Akses API Komersial

Wikimedia mengusulkan solusi: Perusahaan AI harus membayar untuk menggunakan API Perusahaannya. Hal ini akan memungkinkan akses terukur ke konten Wikipedia tanpa membebani server organisasi nirlaba. API juga akan memberikan aliran pendapatan, mendukung misi yayasan dalam menyebarkan pengetahuan gratis.

Usulan ini bukanlah hal baru. Google mencapai kesepakatan komersial serupa dengan Wikimedia pada tahun 2022, yang menunjukkan kelayakan akses berbayar ke pengetahuan terstruktur. Namun, sebagian besar pemain AI utama – termasuk OpenAI, Meta, Anthropic, DeepSeek, dan xAI – belum menanggapi permintaan Wikimedia.

Tren yang Lebih Luas: Pembuat Konten Menolak

Pendirian Wikimedia sejalan dengan meningkatnya gerakan di kalangan pembuat konten online yang menuntut kompensasi atas penggunaan data AI. Penerbit seperti New York Times dan News Corp secara aktif menuntut perusahaan AI atas pelanggaran hak cipta, sementara penerbit lain, seperti Associated Press dan Reuters, telah menegosiasikan kesepakatan lisensi. Hal ini mencerminkan ketegangan mendasar antara etos sumber terbuka pada internet awal dan lanskap AI yang semakin dikomersialkan.

Langkah Wikimedia Foundation menggarisbawahi titik balik penting: data gratis tidak lagi dijamin. Ketika model AI menjadi lebih canggih, nilai informasi berkualitas tinggi yang dikurasi oleh manusia akan semakin meningkat. Hal ini pasti akan memaksa perusahaan AI untuk memperhitungkan kerugian – baik finansial maupun etika – karena mengandalkan data yang diambil secara bebas.

Kesimpulannya, tuntutan Wikipedia atas pembayaran dari perusahaan AI bukan hanya tentang kelangsungan hidupnya. Hal ini merupakan pertanda akan adanya perhitungan yang lebih luas dalam industri AI, dimana akses terhadap data akan semakin memerlukan pengorbanan.