Model AI Baru Lightricks Berjalan Secara Lokal Dengan Teknologi Nvidia

20

Lightricks telah meluncurkan model video AI baru, yang dibangun melalui kemitraan dengan Nvidia, yang menonjol karena dijalankan langsung di perangkat pengguna dibandingkan mengandalkan pemrosesan cloud. Hal ini menandai langkah maju yang signifikan dalam pembuatan video AI, yang menawarkan peningkatan privasi dan kinerja yang lebih cepat. Model yang didemonstrasikan di CES 2026 ini dirancang untuk para kreator profesional dan menawarkan kemampuan yang melebihi banyak pesaing dalam hal kontrol dan kualitas keluaran.

Kemampuan dan Fitur Utama

Model Lightricks dapat menghasilkan klip video AI berdurasi hingga 20 detik dengan kecepatan 50 frame per detik, termasuk audio asli. Yang terpenting, ini mendukung resolusi 4K, sehingga layak untuk proyek profesional. Berbeda dengan Veo 3 Google atau Sora OpenAI, pengoptimalan pada perangkat model ini adalah ciri khasnya. Fokusnya adalah memberdayakan kreator dengan alur kerja yang aman dan efisien.

Apa Arti “Berat Terbuka”.

Istilah “terbuka” dalam AI sering kali mengacu pada model “bobot terbuka”, yang berarti pengembang dapat mengakses elemen penyusun AI, namun belum tentu kode sumber yang lengkap dan sepenuhnya transparan. Anggap saja seperti memiliki resep kue: Anda tahu bahan-bahannya, tapi tidak tahu takaran pastinya. Model Lightricks tersedia di platform seperti HuggingFace dan ComfyUI, memungkinkan eksperimen dan penyesuaian yang lebih luas.

Mengapa Pemrosesan Lokal Penting

Pembuatan video AI membutuhkan komputasi yang intensif. Sebagian besar model memerlukan komputer pusat data yang kuat untuk menghasilkan hasil berkualitas tinggi, sehingga memaksa pengguna untuk mengandalkan layanan cloud. Model Lightricks, yang memanfaatkan chip RTX Nvidia, mematahkan ketergantungan ini. Menjalankan AI secara lokal memiliki beberapa keuntungan:

  • Kontrol Data: Kreator memegang kendali penuh atas data mereka, menghindari potensi penyalahgunaan oleh perusahaan teknologi besar. Hal ini sangat penting bagi studio yang melindungi kekayaan intelektual.
  • Kecepatan: Pemrosesan lokal dapat mengurangi waktu pembuatan secara signifikan. Perintah video AI pada umumnya memerlukan waktu 1-2 menit; penyelesaian yang lebih cepat berarti penghematan waktu dan biaya.
  • Keamanan: Eksekusi di perangkat meminimalkan risiko pelanggaran data atau akses tidak sah ke konten sensitif.

Menjalankan model AI di perangkat Anda, dengan peralatan yang tepat, juga dapat memberikan hasil lebih cepat. Rata-rata permintaan video AI membutuhkan waktu 1-2 menit untuk dibuat, jadi mengurangi waktu dan uang akan membantu menghemat waktu dan uang, yang merupakan dua argumen terkuat bagi para pembuat konten untuk mengintegrasikan AI ke dalam karya mereka.

Munculnya pemrosesan video AI lokal merupakan kemajuan alami, seiring dengan semakin mudahnya akses terhadap daya komputasi. Tren ini menunjukkan adanya pergeseran menuju kemandirian kreator yang lebih baik dan ekosistem AI yang lebih aman.