PC dengan Harga Terjangkau Menghadapi Kepunahan: Meningkatnya Biaya Mengancam Pasar di Bawah $500

19

Laporan baru dari Gartner memperingatkan bahwa komputer pribadi yang ramah anggaran—yang harganya di bawah $500—berisiko hilang seluruhnya pada tahun 2028. Pengemudi utama? Proyeksi peningkatan biaya komponen utama sebesar 130% seperti RAM dan solid-state drive (SSD). Lonjakan ini kemungkinan akan mendorong harga PC secara keseluruhan naik sekitar 17%, sehingga menghilangkan pilihan yang paling terjangkau.

Mengapa Ini Penting: Menyusutnya Akses terhadap Teknologi

Ini bukan hanya tentang gadget yang lebih murah; ini tentang akses digital. PC di bawah $500 seringkali menjadi satu-satunya cara bagi banyak pelajar, rumah tangga berpenghasilan rendah, dan pengguna biasa untuk berpartisipasi dalam dunia digital. Menghilangkan segmen ini berarti membatasi akses teknologi bagi mereka yang paling bergantung pada teknologi. Tren ini mencerminkan pola yang lebih luas: meningkatnya biaya produksi di sektor elektronik, mulai dari ponsel pintar (juga diperkirakan akan melonjak sebesar 13% pada tahun 2028) hingga perangkat komputasi penting.

Dampaknya terhadap Konsumen dan Produsen

Analis Gartner memperkirakan bahwa ketika harga naik, konsumen akan memiliki perangkat yang sudah ada lebih lama, sehingga menunda peningkatan versi. Hal ini menciptakan ikatan ganda bagi produsen PC: peningkatan biaya dan berkurangnya permintaan akan penggantian.

Pergeseran ini juga akan memperlambat penerapan “AI PC” —mesin yang dirancang untuk menjalankan tugas kecerdasan buatan secara lokal. Gartner memperkirakan dibutuhkan waktu hingga tahun 2028 agar PC berkemampuan AI dapat menguasai separuh pasar, sehingga semakin menunda peluncuran teknologi baru.

Siapa yang Terkena Dampak?

Pasar PC di bawah $500 terutama terdiri dari:

  • Laptop dan desktop tingkat pemula: Mesin dasar untuk tugas sekolah, browsing, dan tugas kantor ringan.
  • Chromebook: Perangkat Google yang didukung ChromeOS, sering digunakan dalam pendidikan.
  • Tablet hybrid: Perangkat serbaguna dengan fungsi layar sentuh.

Perangkat ini sangat penting bagi pelajar, keluarga dengan anggaran terbatas, dan pengguna yang tidak membutuhkan kekuatan pemrosesan kelas atas. Hilangnya perangkat tersebut akan memaksa konsumen untuk membelanjakan lebih banyak atau tetap menggunakan perangkat keras yang sudah tua.

Hilangnya segmen PC di bawah $500 menunjukkan kesenjangan yang semakin besar dalam aksesibilitas teknologi, menjadikan inklusi digital semakin menantang bagi individu dan pelajar berpenghasilan rendah.