Bridgerton Musim 4: Kisah Benediktus Hadir dalam Dua Bagian di Netflix

7

Kisah romansa era Kabupaten Bridgerton kembali dengan musim keempatnya, mengalihkan fokus ke pencarian cinta Benedict Bridgerton. Berbeda dengan musim-musim sebelumnya, seri baru ini akan dirilis dalam dua volume, menawarkan penggemar keterlibatan yang lebih lama dengan drama yang sedang berlangsung. Pendekatan ini menjadi standar untuk streaming populer, memaksimalkan penayangan dalam jangka waktu yang lebih lama.

Kapan Harus Menonton

Empat episode pertama Musim 4 ditayangkan perdana di Netflix pada hari Kamis, 29 Januari pukul 03.00 ET, dan kini tersedia untuk streaming. Empat episode sisanya akan dirilis pada tanggal 26 Februari, menjaga antisipasi tetap tinggi dan mendorong aktivitas berlangganan yang berkelanjutan.

  • Episode 1–4: 29 Januari
  • Episode 5–8: 26 Februari

Plot: Sentuhan Cinderella

Musim ini mengadaptasi novel ketiga dalam serial Bridgerton karya Julia Quinn, yang berpusat pada ketertarikan Benedict pada Sophie Baek, seorang pelayan cerdik yang menyamar di pesta topeng. Sinopsis serial ini mengisyaratkan dinamika klasik “Cinderella”: Benedict terpikat oleh “Lady in Silver” yang misterius, tanpa menyadari bahwa dia dan Sophie adalah satu dan sama. Penyesatan ini menciptakan ketegangan dan intrik, elemen yang lazim dalam rumus Bridgerton.

Wajah yang Dikenal dan Baru

Pemerannya termasuk favorit yang kembali seperti Jonathan Bailey dan Simone Ashley (Anthony dan Kate), Luke Newton dan Nicola Coughlan (Colin dan Penelope), dan Ruth Gemmell sebagai Violet Bridgerton. Yang baru dalam campuran ini adalah Yerin Ha sebagai Sophie, kekasih Benedict, dan Katie Leung sebagai Lady Araminta Gun, yang memperkenalkan dinamika baru ke dalam lingkaran sosial masyarakat kelas atas London.

Kembalinya Lady Whistledown (disuarakan oleh Julie Andrews) memastikan bahwa skandal dan gosip akan tetap menjadi kekuatan utama dalam narasi yang sedang berkembang. Popularitas acara ini sebagian disebabkan oleh kemampuannya untuk menyeimbangkan romansa yang panas dengan komentar sosial yang tajam, membuat pemirsa tetap tertarik pada keinginan karakter dan struktur kekuasaan yang membentuk mereka.

Mengapa Rilis Terpisah?

Keputusan Netflix untuk membagi Musim 4 menjadi dua bagian mencerminkan tren yang berkembang di antara layanan streaming. Strategi ini memperluas keterlibatan dengan memberikan alasan kepada pemirsa untuk mengunjungi kembali acara tersebut beberapa minggu kemudian. Ini juga memicu percakapan media sosial, membuat Bridgerton tetap menjadi tren lama setelah rilis awal. Langkah ini dirancang untuk memaksimalkan retensi langganan, terutama dalam lanskap streaming yang kompetitif.

Bridgerton terus berinovasi dalam cara menyampaikan cerita, beradaptasi dengan kebiasaan menonton penonton modern sambil tetap mempertahankan daya tarik intinya: romansa mewah dan rahasia skandal.

Rilisan terpisah dan pemeran yang akrab menunjukkan bahwa Bridgerton yakin akan kemampuannya untuk membuat pemirsa terpikat, memastikan kesuksesan yang berkelanjutan untuk drama periode andalan Netflix.