PC gaming genggam Asus ROG Xbox Ally yang telah lama ditunggu-tunggu akhirnya mendapatkan tanggal peluncuran: 16 Oktober. Konfirmasi ini, yang dibagikan di Gamescom 2025, mengakhiri rumor dan spekulasi selama berbulan-bulan. Meskipun detail harga masih diselimuti misteri—kebocoran saat ini menunjukkan biaya $550 untuk Ally standar dan $900 untuk Ally X yang lebih bertenaga—Asus menjanjikan gambaran yang lebih jelas, termasuk informasi pre-order, akan dibagikan dalam beberapa minggu mendatang.
Mengelola Harapan: Program Kompatibilitas Genggam
Untuk membantu pemain memahami performa yang dapat mereka harapkan dari berbagai game di perangkat Ally, Asus dan Microsoft meluncurkan “Program Kompatibilitas Genggam”. Sistem ini, mirip dengan lencana “Hebat di Dek” dan “Dapat Dimainkan” dari Valve untuk Steam Deck, akan mengkategorikan game dengan dua label:
- Dioptimalkan untuk Perangkat Genggam: Game yang berjalan lancar tanpa perubahan konfigurasi apa pun, yang berarti kontrol, elemen layar, dan rendering cocok untuk dimainkan secara genggam.
- Sebagian Besar Kompatibel: Game yang dapat dimainkan tetapi mungkin memerlukan beberapa penyesuaian pengaturan untuk mencapai kinerja optimal.
Selain itu, metrik “Windows Performance Fit” juga direncanakan, meskipun spesifikasi spesifiknya masih belum jelas. Pelabelan ini didasarkan pada pengujian dan penyesuaian yang dilakukan oleh pengembang dan Microsoft, dan Asus melaporkan bahwa ribuan judul PC telah dievaluasi, dan masih banyak lagi yang dijadwalkan untuk diuji sebelum diluncurkan.
Peningkatan Kinerja: Pengiriman Shader Tingkat Lanjut dan Fitur yang Didukung AI
Perangkat Ally siap menawarkan beberapa peningkatan kinerja. Salah satu fitur penting adalah pengiriman shader tingkat lanjut, di mana shader—komponen penting untuk rendering game—dimuat sebelumnya selama proses pengunduhan, bukan saat peluncuran game. Hal ini dimungkinkan karena konfigurasi perangkat keras Ally yang terpadu, tidak seperti beragam pengaturan yang ditemukan di PC Windows, sehingga menyederhanakan prosesnya. Manfaatnya mungkin signifikan: waktu pemuatan lebih cepat dan pengurangan dampak pada masa pakai baterai saat meluncurkan game. Penting untuk dicatat bahwa fitur ini bergantung pada dukungan pengembang.
Menjelang awal tahun 2026, perangkat Ally diharapkan mendapatkan fitur-fitur yang didukung AI:
- Resolusi Super Otomatis (SR Otomatis): Memanfaatkan teknologi peningkatan AMD, Auto SR secara teoritis dapat meningkatkan kualitas gambar, terutama pada judul dengan tekstur resolusi lebih rendah.
- Pengambilan Gameplay Klip Terbaik Otomatis: Fitur ini akan secara otomatis mengidentifikasi dan merekam sorotan dari gameplay, sehingga menyederhanakan pembuatan video yang dapat dibagikan.
Namun, fitur AI canggih ini mengandalkan Neural Processing Unit (NPU) yang ditemukan secara eksklusif di prosesor Ryzen AI Z2 Extreme milik Ally X. Perbedaan ini akan menyebabkan perbedaan perangkat lunak yang mencolok antara kedua perangkat, yang semakin menyoroti kemampuan kelas atas Ally X. Penggunaan Auto SR juga dapat memperlebar kesenjangan kinerja, karena meningkatkan tekstur dengan resolusi lebih rendah dari layar, sehingga berpotensi memberikan lebih banyak tuntutan pada sumber daya perangkat.
Peluncuran ROG Xbox Ally dan label kompatibilitasnya bertujuan untuk memberikan kejelasan kepada para pemain dan mengelola ekspektasi terkait performa game di perangkat genggam. Pengenalan fitur-fitur canggih seperti pengiriman shader dan peningkatan yang didukung AI menjanjikan pengalaman bermain game yang menarik dan tahan masa depan.
Asus ROG Xbox Ally bersiap menjadi pemain penting di pasar game genggam, menawarkan perpaduan infrastruktur game PC yang mapan dengan fitur inovatif yang disesuaikan untuk permainan portabel. Peluncuran mendatang dan program kompatibilitas terkait pastinya akan diawasi dengan ketat oleh para gamer yang menginginkan solusi game genggam yang berdaya tinggi dan serbaguna.
